Home » Berita » Apa Itu Sistem Plumbing? Pengertian, Fungsi, Komponen, Jenis, Peralatan & Prinsip Dasar Instalasi Pada Bangunan!

Apa Itu Sistem Plumbing? Pengertian, Fungsi, Komponen, Jenis, Peralatan & Prinsip Dasar Instalasi Pada Bangunan!

Sistem Plumbing atau plambing ia adalah sebuah istilah yang digunakan sebagai penyebutan system pada bidang perpipaan. Plumbing merupakan system pengelolaan air pada bangunan yang mengatur tentang cara pemasangan pipa, tangki & peralatan lainnya. Sistem ini bergerak untuk mengatur penyediaan pada air bersih, distribusi air bersih, hingga pada pembuangan & pengelolaan air kotor untuk tidak tercemari lingkungan pada sekitar bangunan.

Pada peraturan yang ditetapkan sebagai uji kelayakan di Indonesia berdasarkan SNI 8153:2015 yang dimana membahas tentang sistem plumbing pada bangunan seperti gedung. Untuk pekerjaan plumbing sendiri kepada Kontraktor yang memiliki tenaga tim ahli yang memiliki pengalaman professional.

sistem plumbing

Nah, setelah mengetahui beberapa pembahasan awal, mari kita bahas lebih jauh tentang jenis-jenis plumbing, fungsi serta perencanaan sistemnya dibawah ini.

Jenis-Jenis Sistem Plumbing

Terdapat beberapa jenis pada sebuah system plumbing yang dibagi berdasarkan fungsi atau kegunaannya. Berikut ia adalah jenis-jenis pada system plumbing yang harus di pahami oleh Anda :

  1. Plumbing Air Bersih : Plumbing air bersih ini memiliki fungsi sebagai menyalurkan air bersih sebagai kebutuhan sehari-hari dalam konstruksi bangunan, misalnya mencuci piring, mandi, dan lain-lain.
  2. Plumbing Air Kotor : Plumbing air kotor memiliki fungsi untuk membuang air yang sudah tidak bisa digunakan kembali atau memerlukan penanganan yang khusus, contohnya air limbah dapur, air kloset, serta berbagai jenis air kotor lainnya.
  3. Plumbing Air Bekas : Plumbing air bekas mempunyai sebuah fungsi untuk menampung sisa air yang masih dapat digunakan lagi, seperti air cuci tangan, air mandi, air kolam renang dan masih banyak lagi.
  4. Plumbing Air Hujan : Plumbing air hujan berfungsi untuk menyalurkan air hujan kembali ke kota agar dapat diolah serta dapat digunakan kembali.
  5. Plumbing Ventilasi : Plumbing ventilasi berfungsi untuk mengisi udara dari sebuah instalasi pada pipa yang dimana plumbing bekas atau kotor. Tujuan mengisi untuk udara pada kedua saluran tersebut adalah untuk menghindari terjadinya macet diantara keduanya yang dapat membuat suasana di bangunan menjadi kurang nyaman.

Dari ke lima jenis sistem plumbing diatas tentunya memiliki settingan yang berbeda-beda dikarenakan pada tahap installasi plumbing ini harus disesuaikan dengan kebutuhan agar hasil maksimal apa yang kita inginkan.

sistem plumbing

Fungsi Sistem Plumbing Pada Bangunan

Nah, setelah mengetahui jenis dari plumbing mari saatnya Anda mengatahui fungsi pada sistem plumbing ini sebagai berikut :

  1. Untuk menyediakan air yang bersih pada sebuah bangunan.
  2. Mampu melakukan sistem distribusi air bersih pada area yang di kehendaki dalam sebuah bangunan.
  3. Menyediakan sebuah sistem pembuangan air kotor yang aman untuk tidak terjadinya sebuah pencemaran pada bangunan.
  4. Menyediakan sisem ventilasi udara agar sirkulasi udara yang berada dalam gedung tetap terjaga, dimana pada area utama pembuangan air kotor.
  5. Sebagai sistem pencegah kebakaran.
  6. Sebagai sistem distribusi air hujan.
  7. Meningkatkan kenyamanan pengguna pada bangunan.
Konten Menarik Lainnaya :  Inilah Beberapa Jenis-Jenis Baja yang Perlu Anda Ketahui!

Peralatan Apa Saja Untuk Melakukan Installasi Plumbing?

Berikut ia adalah beberapa peralatan installasi plumbing yang biasanya sering kali digunakan.

  1. Pipa

    Dalam proses installasi plumbing, pada umunya pipa ini menjadi salah satu peran yang paling penting dimana sebagai menyalurkan air. Tentunya pipa disusun sebagai sedemikian rupa sehingga mampu membuat sebuah perancangan sistem yang dimana agar air ini mampu mengalir menuju arah yang di inginkan.

  2. Valve

    Supaya laju air dalam pipa bisa tetap terarah, maka di butuhkan valve. Nah, ada beberapa jenis valve yang pada umumnya seringkali digunakan dalam sistem plumbing ini, diantaranya :

    • Gate Valve : Seperti namanya, katup gerbang bekerja sebagaimana layaknya sebuah gerbang yang mampu menutup & membuka. Disaat katup terbuka, maka air akan mengalir begitu juga sebaliknya jika katup tertutup maka aliran air akan berhenti.
    • Globe Valve : Fungsi katup pada sistem plumbing ini bertugas untuk mengalirkan serta menghentikan sebuah air-mirip seperti katup gerbang. Namun, dengan adanya steker & cakram, maka pada aliran air yang melalui katup globe akan membentuk pola S. Dengan pola seperti ini maka tekanan air bisa tetap stabil serta tidak naik.
    • Check Valve : Berfungsi untuk menahan aliran balik jika pada pompa air tiba-tiba berhenti berfungsi. Maka pemasangan katup cek harus di berikan dengan hati-hati untuk menhindari lonjakan tekanan air (water hammer).
    • Pressure Regulator Valve : Penurunan tekanan pada katup bertugas untuk mengurangi tekanan yang ada pada dalam pipa. Dengan adanya katup ini, maka pada tekanan yang dihasilkan oleh air pun dapat terkontrol serta tidak melampaui batas aman (4,0 kg/cm2). Installasi katup ini biasanya dilakukan pada cabang pipa dari poros masuk.
    • Peralatan Lainnya : Selain pipa pada katup dan installasi plumbing juga membutuhkan beberapa peralatan tambahan seperti diantaranya, Manometer : mengatur tekanan air dalam pipa, biasanya dipasang pada proses pembuatan (discharge pipe). Flexible Joint merendam getaran dari pompa, dipasang pada pipa penghisap (suction pipe) & pipa pembuangan. Strainer : menyaring kotoran yang dimana ukurannya kecil serta agar tidak masuk ke sebuah pipa, lalu dipasangkan pada pipa penghisap.

sistem plumbing

Perencanaan Sistem Plumbing

Instalasi plumbing memerlukan perencanaan, serta menghitung pengaruhnya terhadap kekuatan konstruksi bangunan, dikarenakan dengan tanpa adanya perencanaan yang cukup matang bisa mempengaruhi sebuah kekuatan serta menurunkan kemampuan pada konstruksi bangunan.

Berikut adalah beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan dari sebuah sistem rancangan ini, diantaranya :

  1. Konsep & Lokasi Denah Bangunan

    Dengan menentukan sebuah titik akses plumbing dalam perencanaannya, serta menghitung pengaruhnya terhadap kekuatan konstruksi gedung. Karena pada dasarnya installasi plumbing adalah kompleks, karena memiliki bagian, jenis serta fungsi yang berbeda tetapi diharuskan tetap ada. Sementara itu konstruksi bangunan harus terjaga pada kekuatannya di karenakan sebagai penyokong penuh. Perencanaan ini tentunya adalah koordinasi antara perencanaan bangunan (sipil) konstruksi serta perencanaan installasi plumbing. Hal ini guna sebagai menjaga segi arsitektual atau estetika bangunan.

  2. Perlindungan Terhadap Konstruksi Gedung

    Pada poin ini pemilihan akses pada setiap plumbing perlu diperhatikan harus di sesuaikan dengan denah serta kekuatan konstruksi bangunan, untuk menghindari terjadinya penurunan pada kekuatan konstruksi bangunan.

  3. Perlindungan Kerusakan Pipa

    Sama pentingnya dengan konstruksi, bahwa melindungi sebuah pipa dengan menempatkan pada posisi yang tepat, dengan bahan serta perlindungan pada tiap jenis pipa ia adalah penting. Misalkan pada pipa BS tanam (underground) perlu adanya perlindungan khusus agar tahan terhadap pengaruh asam tanah yang menyebabkan terjadinya korosi.

  4. Perencanaan Plumbing Standar

    Menghindari adanya penyumbatan karena kesalahan proses pengerjaan, pengaturan level serta tidak tepat contohnya adanya nilai kemiringan pada pipa, pengaturan pipa yang menyebabkan turbulensi yang berakibat adanya kerusakan pada pipa.

Kesimpulan

Sistem Plumbing adalah sistem perpipaan yang mengatur pengelolaan air di dalam bangunan. Ini mencakup pengadaan air bersih, distribusi, pembuangan air kotor, pengelolaan air bekas, serta pengaliran air hujan. Terdapat lima jenis utama sistem plumbing: air bersih, air kotor, air bekas, air hujan, dan ventilasi. Fungsinya antara lain menyediakan air bersih, memastikan distribusi air bersih, menangani pembuangan air kotor, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan bangunan.

Peralatan utama dalam instalasi plumbing meliputi pipa dan valve, yang penting untuk mengarahkan aliran air dengan tepat. Perencanaan sistem plumbing memerlukan koordinasi antara perencanaan bangunan dan plumbing untuk memastikan kesesuaian dengan konstruksi bangunan dan mencegah kerusakan pipa serta penyumbatan.

Dimana kami memilih jasa kontraktor baja terpercaya?

harga cor jalan

Tentunya untuk menentukan jasa kontraktor baja terpercaya untuk pembangunan gudang, pabrik, gedung anda menjadi suatu hal yang sangatlah penting, dimana kondisi dan juga dampak kedepan dari bangunan anda di pengaruhi juga oleh kontraktor konstruksi yang akan mengerjakan pembangunan tersebut. Oleh karena itulah kami PT. Cruzondo Utama jaya akan menyediakan jasa kontraktor konstruksi baja untuk anda semua dengan segala pengalaman kami dan juga  keberanian untuk bertanggung jawab atas pekerjaan kami untuk membangun sesuai harapan anda.

Selain kami juga menyediakan layanan yang dapat membangun bangunan lain seperti rumah, pabrik, gedung, dan yang lainnya. dan untuk beginilah kami PT. Cruzindo Utama Jaya yang juga menyediakan free jasa arsitek untuk setiap penggunaan jasa kontraktor bangunan, pembuatan rumah, dan juga renovasi rumah. lalu kenapa harus memilih jasa dari kami ?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai harga besi hollow, untuk informasi selengkapnya beserta beberapa artikel yang mungkin anda sedang cari anda dapat menghubungi kami pada kontak di bawah ini:

Office :

Komplek Ruko Grand Wisata, Pintu Selatan Area Pasar Modern
Blok APR-6 No. 023, Lambangsari, Tambun Selatan, Bekasi 17510
Telp. 021 – 29080106 Fax. 021 – 29080106,
Email: cruzindo_utama@yahoo.co.id  , FB: Cruzindo Utama

Salam Membangun – kontraktor baja bekasi

Konten Menarik Lainnaya :  Harga Cor Jalan per Meter Persegi Terbaru 2023 Pandangan Lengkap dalam Dunia Konstruksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

error: Content is protected !!